Dampak Modernisasi Terhadap Tempat
Wisata
Pendahuluan
Wisata
Pemandian Umbul Pengging adalah salah satu tempat wisata yang berada di Desa
Dukuh, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Indonesia. Wisata
Pemandian Umbul Pengging di Banyudono Boyolali Jawa Tengah adalah tempat wisata
yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan.
Isi
Wisata
Pemandian Umbul Pengging memiliki nilai sejarah tradisi yang masih tetap dijaga hingga sekarang, bahkan
masih digunakan sebagai tempat untuk mengundi nasib dan memohon terwujudnya
harapan dengan cara melakukan ritual-ritual khusus. Konon Pemandian Umbul
Pengging merupakan sebuah kompleks pemandian peninggalan Kasunanan Surakarta
dibangun oleh Raja Kasunanan Surakarta yaitu Sri Paduka Pakubuwono X, pada
awalnya tempat ini adalah tempat bersantai raja dan keluarganya dan tidak
dibuka untuk umum, seiring dengan berkembangnya era global pemandian umbul
pengging bebas dimasuki setiap wisatawan.
Pemandian
Umbul Pengging sangat cocok untuk menikmati kesejukan dan keindahan taman
dengan menggabungkan konsep antara wisata sejarah, wisata budaya, dan wisata
alam dalam satu kawasan membuat pemandian ini recomended untuk para pelancong
juga. Pemandian ini memiliki luas total 2.500 meter persegi dan dikelilingi
oleh pohon-pohon besar yang sejuk dan rindang sehingga udara yang dihasilkan di
sekitar kawasan masih terasa alami dan sejuk. Memiliki 3 (tiga) macam pemandian
umum yaitu Umbul Temanten, Umbul Ngabean, dan Pemandian Umbul Sungsang.
Fasilitas
di Umbul Pengging mengalami kemajuan seiring modernisasi layaknya tempat wisata
renang modern, seperti :
- Area Parkir kendaraan
- Mushola
- Kamar mandi / MCK
- Tempat Istirahat
- Rumah Makan
- Pemancingan
- Area Bermain Anak
- dan masih banyak lainya
Kesimpulan
Arus modernisasi sangat mempengaruhi
tempat wisata Umbul Pengging. Terutama memberikan dampak postif, salah satunya
pendapatan daerah Pengging bertambah karena banyaknya wisatawan lokal maupun luar
kota yang datang. Adanya sosial media juga sangat berpengaruh terhadap wisata
pemandian ini, terutama anak – anak muda yang sering membagikan foto – foto di
sosial media.
Daftar Pustaka
Berdasarkan pengamatan langsung
pada tanggal 2 mei 2018.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar